Ada hikmah dibalik yang kau lihat dan yang kau baca. Jadilah ilalang, di injak-injak orang masih tetap hidup dan jadilah kau baja makin ditempa, dipalu dan dihajar semakin kuat !

flowers Pictures, Images and Photos


Minggu, 30 Oktober 2011

Skandal Lagi Skandal Lagi Skandal Lagi





Sebagai orang yang bergabung dengan relawan Paham Jakarta dan pernah bekerja di Kantor hukum.
Serta sekarang masih bekerja di kantor yang bergerak pelatihan hukum.
Banyak kenalan teman dan teman facebook berkonsultasi masalah rumah tangga kepada saya.
Kadang harus tanya uni liza, mbak fitri, harry, acun lewat telepon. Di tinjau langkah hukum dan pasal yang berkaitan.
Maklum belum pengalaman di pasalnya dan langkah hukumnya.
Tapi itu suatu ilmu yang bermanfaat bagi saya walau saya sampaikan ke teman atau kenalan teman saya.
Konsultasi gratis dan memberi gambaran sedikit untuk langkah selanjutnya yang harus diambil mereka. 

Masalah yang dikonsultasikan saya umumnya masalah rumah tangga dan hutang piutang.Walau saya harus tanya teman-teman saya. Saya bersyukur juga teman teman baru memberitahu kepada saya.
Kadang saya bingung dan heran. Iya itulah dunia dan pernik-pernik kehidupan rumah tangga dan ujian mereka yang menikah. Apakah mereka bisa melalui pernikahan sampai ajal menjemput mereka bersih dari skandal perselingkuhan. Mungkin ujian ekonomi dan mereka harus melalui walau kadang ada yang tidak sanggup melaluinya.

Perkawinan adalah fitrah kemanusiaan. Dan pernikahan suatu yang sakral dan disaksikan orang tua, saudara kandung dan teman-teman serta kerabat. 
Nikah merupakan gharizah insaniyah (naluri kemanusiaan). Bila gharizah ini tidak dipenuhi dengan jalan yang sah yaitu perkawinan, maka ia akan mencari jalan-jalan syetan yang banyak menjerumuskan ke lembah hitam.
Firman Allah Ta’ala.
    “Artinya : Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (Ar-Ruum : 30).
“Wahai generasi muda ! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud)

“Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang” (HR. Abu Ya¡¦la dan Thabrani)

“Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah : a. Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. b. Budak yang menebus dirinya dari tuannya. c. Pemuda / i yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim)

Buat bos heri tigro segeralah menikah sesuai hadis ini. 

Islam sendiri banyak membahas pernikahan dari sudut pandang Alquran dan hadis.
Bila mereka bertaqwa kepada Allah Swt. Pasti takut akan perbuatan dari skandal lagi, skandal lagi, skandal lagi.
Pernikahan adalah sakral dan disaksikan oleh Allah Swt dan para malaikat. 
Tetapi diperjalanan waktu banyak sekali pasangan mencari alasan-alasan kekurangan pasangannya dan terjadi perselingkuhan dan berujung berceraian. Dari rebutan anak sampai harta bersama. Manusia jadi jahat dengan masalah harta bersama. Yang menyebalkan saya ada kasus anak ditanggung semua pihak wanita dan harta bersama juga tidak dibagi kemantan istri. Dibawa semua dengan istri barunya.

Kadang saya sedih dan tidak habis pikir. Bila seorang berkonsultasi masalah rumah tangga kepada saya. Dari suaminya masuk penjara karena ada skandal dengan anak SMA dan orang tuanya tidak terima menuntut.Padahal sang istri membolehkan suaminya untuk menikahkan wanita tersebut.
Ada skandal dengan teman kantor dan teman dekat atau saudara sendiri serta tetangga dekat rumahnya.
Kalau mau dicari kekurangan pasangan memang banyak. Perempuan setelah melahirkan pasti bentuk badan tidak seksi dan disibukan mengurus anak dan belum pekerjaan rumah tangga bila kita tidak punya banyak pembantu.
Ujung-ujungnya pakai daster lagi pakai daster lagi.
Seharusnya para pria bersyukur istrinya bisa memberikan keturunan. Yang menyebalkan berpoligami karena ingin punya anak lagi dengan bertambahnya anak agar dakwah lebih luas. Apakah bukannya alasan yang dicari-cari, untuk menikah lagi .

Gimana menurut Bapak Heru Susetyo dan Bapak rozak sebagai ikhwa dan pakar hukum nih.

Menyebalkan dan menjijikan karena kekurangan istri harus ada skandal perselingkuhan dan berujung zina. Apakah tidak ingat dulu waktu pertama menikah. Bila menikah sudah 5 tahun lebih, memang dia lagi dia lagi yang di lihat. Apalagi kalau badan istri tidak seksi, dan kadang perempuan juga rewel termasuk saya kali. He He He He He He He.
Perempuan juga kepingin diperhatikan dan diajak komunikasi masalah anak-anak dengan baik. Bukan dikasih uang belanja aja. Mendidik anak juga harus sama-sama. Bukan sepenuhnya istri aja dong. Kalau anaknya berprestasi pasti karena bapaknya yang dibilang hebat. Kalau enggak berprestasi ibunya nih yang enggak becus mengurus anak.

Kenapa sih rumah tangga harus terjadi kekerasan fisik. Memukul istri dan karena kekurangan istri terjadi skandal perselingkuhan dan ujungnya zina. Dari zina yang masih single dan sampai zina sama istri orang yang teman kantor dan kadang saudara sendiri. Itulah dunia dan tak habis pikir. 
Saya paham kalau perempuan selain istri memang kelihatan cantik dan menarik. Dan punya kelebihan-kelebihan. Namanya setan yang ngipas-ngipas. Pasti dibisikin, tuh perempuan lebih cantik, menarik dan pintar. Banyak loh kelebihannya dibandingkan istrimu. Bisa tuh sebagai teman tapi mesra. kalau istri protes, marahan suami dan akhirnya timbul Kekerasan dalam rumah tangga alias KDRT yang lagi ngetren nih.

Bagi yang belum menikah dan baru menikah.
Ada pusi yang saya ambil dari dakwatuna.com

Akhi, aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu
Aku ingin bercerita tentang cinta kepadamu
Cinta yang dulu pernah kita rangkai dan kita ramu
Sepakat dalam kata, cinta adalah anugerah Allah untukku juga untukmu

Ada yang bahagia karena cinta
Tapi juga banyak yang terluka karena cinta
Akhi, Sebagai sahabat aku hanya ingin mengingatkan kita
Untukmu, juga untukku sebagai peran utama dalam hal cinta.

Maka, tahanlah lisanmu untuk mengatakan cinta
Janganlah terlalu mudah mengatakan cinta
Memberikan harapan tanpa kepastian semata
Apalagi tanpa ikatan kesucian cinta

Ketahuilah, Allah menitipkan cinta pada kita
Tapi Allah juga menginginkan agar kita menjaganya
Kita memiliki Izzah, pantang mengatakan cinta
Bila nikah masih tak terlaksana dijalan-Nya

Jika cinta maka nikahilah
Jika menikahi maka cintailah
Dengan setulus hati
Sepanjang hidupmu sampai mati

Terima kasih Allah Swt. Saya dipertemukan orang yang konsultasi masalah keluarga. Dengan pernik-pernik kehidupan rumah tangga walau itu memang aib. Tapi setidaknya saya memberikan semangat dan jalan keluar bila harus dipengadilan. Dari harta bersama, tunjangan anak juga harus dicantumkan. Hukum di INDONESIA sangat lemah tidak seperti hukum di negara barat, Singapore dan Jepang. Bila mantan suami kurang membiayai anak-anak polisi bisa turun tangan. Bisa enggak hukum di INDONESIA berlaku.

Mohon penjelasan dari Bu Evi, Bapak Heru, Bu Sylvi Dan Bapak Rozak yang sudah lama menikah. Yang belum lama menikah seperti Bos Acun, Uni Liza, Mbak Fitri dan Harry.

Tidak ada komentar: