Ada hikmah dibalik yang kau lihat dan yang kau baca. Jadilah ilalang, di injak-injak orang masih tetap hidup dan jadilah kau baja makin ditempa, dipalu dan dihajar semakin kuat !

flowers Pictures, Images and Photos


Senin, 17 Oktober 2011

CINTA HAKIKI


Teringat di masa kecil dulu, bila melewati sebuah rumah seorang Imam Masjid di daerah Pondok Bambu Kavling. Rumah tersebut selalu terdengar tadarusan Al Quran oleh satu keluarga terdiri orang tua dan anak-anaknya. Salah satu anak lelakinya sebaya dengan saya. Tapi saya lupa namanya.

Rumah tersebut enak dilihat dan dipandang, walau bukan rumah mewah yang terlihat. Tapi alunan bacaan Al quran sangat menyentuh pribadi saya. Terbayang bila kumenikah kelak rumahku dihiasi oleh seorang pemimpin atau qowam yang selalu memimpin dan melantukan bacaan Al Quran dengan anak-anakku.

Sampai aku menemukan kekasih yang menemani hidup baik suka dan duka. Dan menerima kekurangan - kuranganku. Kekasih yang menemani walau aku sakit dan merawatku dan merawat anak-anakku. Hanya kematian yang memisahkan hidupku. Dan mendidik diriku dan anak-anakku sebagai pribadi yang Islami. Dan selalu belajar tentang Islam yang hakiki.
Itulah impian diriku agar dapat menggapai surgamu.

Menemukan kekasih yang cerdas, mapan ( bisa memberikan sandangan, pangan dan papan), karir yang cemerlang tapi juga rajin beribadah selalu berusaha menjalankan perintah Allah Swt dan menjauhkan laranganya. Dan bisa mendidik dan merawat anak-anakku kelak. Ternyata diperjalanan hidup tidak sesuai harapaan dan impian. Seorang Qowam atau pemimpin rumah tangga tidak harus selalu bisa memenuhi materi saja tapi juga rohani bagaimana agar kita dekat dan cinta Allah dan Rasulnya. Jujur saja ku tak sanggup kekurangan materi.

Rasa benci, marah dan dendam mengalir di nadiku. Kenapa harus terjadi seperti ini dalam kehidupanku. Disaat aku ingin dekat kepada Allah Swt. Sebagai seorang muslimah yang tahu bahwa Allah Swt tidak menyukai hambanya yang punya rasa benci, marah dan dendam diri manusia. Kuterus belajar dan memohon agar rasa benci dan dendam yang mengalir dalam nadiku terkikis habis. Dan menjadi pribadi yang sabar. 

Subhanallah dengan memohon pada Allah Swt rasa benci dan dendam serta pribadi yang marah. Mulai terkikis dengan perjalanan waktu. Dan berusaha menjadi pribadi yang sabar dalam menghadapi segala situasi. Tentunya pertolongan Allah Swt yang kudapat dengan terus berdoa dan berdoa tanpa mengenal lelah dan putus asa.

Cinta manusia tidak abadi diperjalanan hidupnya. Cinta sejati adalah cinta yang tempat dan waktu tidak dianggap sebagai pengghalang dimanapun berada tetap ada cinta.
Tetapi cinta yang hakiki adalah cinta kita kepada makhluk Allah, karena Allah Swt.
Mencintai dan membenci karena Allah Swt.
Cinta kita karena Allah, maka waktu dan tempat tidak akan jadi penghalang bagi sang pecinta.
kalau kita mencintai seseorang karena Allah swt, maka kita tidak mendapat sesuatu kecuali kebahagiaan dan kecintaan yang sejati dan itu adalah tujuan yang diinginkan para pecinta yang hakiki.
Cinta kita harus lebih dahsyat kepada yang kita cintai dari cinta kita sebelumnya kalau kita mengetahui bahwa yang kita cintai mendekat kepada Allah.
Jika semakin dekat cintanya kepada Allah maka cinta kita kepadanya harus semakin besar dan semakin dahsyat.
Dan cinta itu akan terbangun dengan nilai-nilai Islami.

Bertemu seorang hafiz Al Quran. Dengan lantunan bacaan Al quraan yang bagus membuat diriku bergetar. Apakah aku bisa mendengarkan anak-anak dengan bacaan Al Quraan yang membuat orang lain bergetar. Dan berpikir dan berdoa apakah aku masih bisa menemukan pemimpin yang mampu melantukan bacaan -bacaan Al Quran di rumahku. Tidak semata-mata memberikan materi, kasih sayang tetapi juga memberikan nilai-nilai Islami.

Namun diperjalanan hidup kita harus bersyukur dan berterima kasih. Dan mampu berusaha sabar menjalani kehidupan dan memilih tidak banyak khawatir dan menuntut. Tetapi perbaikan diri untuk berusaha dan belajar tidak terbawa hawa napsu dan mengikuti bisikan setan.

Dan banyak membaca artikel Islami serta dengan tausyiah. Manusia butuh tausyiah agar kekerasan hatinya luluh. 
Sebab hati tidak bahagia adalah :
1. Pemarah. 

2. Pendendam.
    Selalu berusaha membalas dendam secara kecil-kecil atau besar.
    Orang pendendam mudah kena sakit jantung.

3. Hasad dengki - amalanya hangus akibat hasad dengkinya itu kerana ia memiliki sifat ketuhanan.

 4. Bakhil - sentiasa merasakan orang lain menginginkan harta, kesenangan, pangkat dll dari dirinya. 
      Allah lebih sayang orang yang fasiq tetapi pemurah tetapi benci orang yang abid tetapi bakhil.
      Karena walaupun fasiq, pemurahnya itu tetap memberi manfaat pada orang lain. Rezeki itu Allah beri melalui makhluk.

5. Tamak - orang yang tidak puas dengan yang sedikit dan tidak akan puas dengan yang banyak karena dunia ini ibarat
     meminum air laut walau beberapa banyak yang diminum tetap tidak puas.
     Rezeki tidak selalu disimpan karena ada hak orang lain disitu. Biarlah rezeki sedikit tetapi mendapat keberkatan dan 
     dapat dimanfaatkan.

6. Tidak sabar - andainya perkara yang kecil pun tidak boleh bersabar apalagi lagi hal-hal yang lebih besar.
     oleh karena itu banyak2kanlah bersabar bila hadapi kehidupan

7.   Ego
       Orang yang memilik sifat ini pantang bersabar    

8.   Ria  
       Senantiasa  mencari -cari peluang untuk dipuji , amalannya.. 

9.  Cinta dunia
     Tidak dapat menderita dan menjaganya.
      Berhartalah tidak mengapa tetapi l hati jangan diletakkan pada harta itu.
      Bila mati cuma bawa amalan dan doa anak yg soleh/solehah

 Cinta dunia merupakan "neraka dunia" karena dunia itu "panas. Jadi letakkanlah akhirat itu di hati        dan dunia itu di  tangan supaya dunia itu senang dibagi - bagi dan akhirat dibawa mati.

Semoga diperjalanan hidupku masih diberikan kesempatan untuk belajar Islam sampai menutup mata. Yang sangat kukwatirkan adalah perjalan hidup anak-anakku. Namun sebagai seorang ibu tak lelah memohon agar selalu ada penjagaan dari Allah Swt

Tidak ada komentar: